Rabu, 27 Maret 2013

Al Hadist

Dari Anas r.a. beliau berkata: Aku telah mendengar Rasulullah Saw. bersabda:

"Allah Ta'ala berfirman: 'Wahai anak Adam! Selagi mana engkau meminta, berdoa dan mengharapkan Aku, Aku akan ampunkan apa-apa dosa yang ada pada dirimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam! Seandainya dosa-dosamu banyak sampai mencecah awan langit kemudian engkau memohon ampun kepadaKu, niscaya Aku akan ampunkan bagimu. Wahai anak Adam! Sungguh, seandainya engkau datang mengadapKu dengan dosa-dosa sepenuh isi bumi, kemudian engkau datang menghadapKu tanpa engkau mensyirikkan Aku dengan sesuatu, niscaya Aku akan mengurniakan untukmu keampunan sepenuh isi bumi,'" 

(Hadis riwayat al-lmam al-Tirmizi. Beliau berkata ia adalah hadis hasan sahih).

Selasa, 19 Maret 2013

Doa

Ya Allah sesungguhnya aku ini lemah , maka kuatkanlah aku dan aku ini hina maka muliakanlah aku dan aku fakir maka kayakanlah aku wahai Dzat yang maha Pengasih.

Minggu, 17 Maret 2013

Pariaman

Pariaman. Salah satu  kabupaten di sumbar. Kota ini sangat dekat di hati. Setiap tersebut, terdengar namanya hatiku selalu hangat dan haru biru. Pematang sawah tempat mainku, sungai yang jernih tempat mandiku, warganya yang ramah menyapa... nyaris setiap tahun aku dan keluarga pulang ke Pariaman. Terlebih pada waktu lebaran. Lama perjalanan sekitar 7 jam dari Pekanbaru melewati kota2 kecil dengan pemandangan yang indah dan mempesona. Ada kelok sembilan, lubang kalam ( terowongan ) hingga jalan berkelok2 yang sering bikin aku muntah2. Ngak lupa berenti makan di rumah makan Rankiang (katanya sekarang sih udah ngk ada lagi).

Dan yang juga gak ku lupa. di beberapa tempat, umumnya sih di pengisian bensin or beberapa pasar yang dilewati, ada saja pedagang yang riuh menjajakan  dagangannya di jendela bus dan kendaraan. Mulai dari telur asin, kacang tojin (kacang goreng ) jeruk, tebu yang sudah dipotong kecil2 dan ditancapkan ke lidi hingga pengganan ciri khas daerah tersebut.

Terakhir melewati lembah Anai yang so amazing bagiku. Air terjunnya yang perkasa namun meneduhkan mata siapa aja yang memandangnya.

Lembah Anai...Indah ya ?
Begitu mobil yang kami naiki memasuki jalan kecil menuju rumah kelahiran ayah (akh..bunyi ban mobil diatas kerikil serasa terngiang kembali) anak2 kecil udah berlarian di kanan, kiri dan belakang mobil sambil berteriak heboh dengan senyum tulus penuh persahabatan. Dan aku akan menjulurkan kepala dari jendela, bersorak tak kurang hebohnya. "karumah yooo!!!! (kerumah ya)" tereak ku. Begitu nyampe halaman rumah, sanak keluarga menyambut dengan pelukan hangat, tawa lebar. Tak lupa tawaran ngajak makan dirumahnya. (asyeekkk..)

Oh iya, satu hal. Kalo dikampungku itu, bertamu kerumah orang pasti ditawarin makan. Air minum sudah pasti tapi tetap harus makan. Jadi jangan makan banyak2. Ntar dirumah berikutnya mesti makan lagi (asyikkan) dan mereka akan kecewa kalo kita menolaknya.

Listrik belum masuk kampung waktu kecil aku pulang dulu. Kalo senja tiba. orang2 kampung sibuk memompa lampu strongkeng. hahaha... namanya aneh ya. Dan aku senang melihat ayah ato entah siapa lagi (ngk ingat) menyalakannya. Cahayanya kuning emas dan suaranya yang mendesis2 membuat rumah dan sekelilingnya terang benderang, hangat dan nyaman.

Lampu Strongkeng
Nenekku ( ibu dari ayah), kami memanggilnya Mak haji, seringnya berdiam di kamar (udah sakit2an). Kayaknya aku ngk begitu dekat deh sama beliau. mungkin karena kita ngk seumuran kali ya? (gila loh da) jadi aku dan mak haji jarang ngomong. Aku lebih suka lari2 dihalaman rumah ato keluar masuk rumah yang semi permanen (sebagian masih kayu ). Rumah Mak haji besaarrrr... ada 3 kamar. Tetapi setiap kami pulang, tetap aja tidurnya ngampar di ruang keluarga. Lebih asyik begitu.

Adikku Ikhsan dirumah Mak Haji

Mak Haji, My Grandma
Dan yang pasti seru, adalah waktu makan terutama waktu lebaran (so pasti, si tukang makan kan...) Makanan di kampung itu kenapa ya??? enaakkkk banget ... nikmat banget.... Bisa jadi karena :

1.  Mereka mengolahnya dengan sepenuh hati
2.  Mereka menghargai setiap bulir padi, siung bawang, setiap rezeki yang mereka dapat
3. Semua alami tanpa bahan pengawet
4. Semua segar karena kebanyakan hasil tanam ato tangkap sendiri
5. Kadang makannya rame2 duduk dibawah, disebut juga Makan Barapak

Ya, Makannya rame2. Sebuah kain bersih di bentang di atas tikar sebagai alas piring yang dipenuhi bermacam lauk pauk.

Acara makan2 dirumah salah seorang Kerabat

Dan ada satu pengganan yg aku paling suka mulai dari anak2 ampe emak2 gini. Sala Lauk. Bentuknya bulat kekuningan dengan rasa gurih agak kepedasan.1 mana mungkin cukup... harus berkali2 makannya baru bisa puas.

Sala Lauak. Awas iler anda !!!
Masyarakat pariaman sebagaimana khasnya orang padang menyukai makanan bersantan, berlemak. Gulai kapalo ikan, asam padeh ikan adalah menu paporit yang selalu ada selain sambel tentunya.

Gulai Kapalo Ikan
penampakannya serem tapi rasanya... Dasyhat


asam  padeh

Pulang kampung, selain untuk mempererat silaturahim juga menjadi acara ziarah ke makam2 para keluarga dan buyut yang udah mendahului kita. How ever ini adalah sesion yang menyeramkan bagiku. Tapi kebanyakan orang juga begitu kan?. Aku paling takut kalo sampai ngk sengaja nginjak kuburan. apalagi bagian kepala. Habis, saking lamanya tuh makam, gundukannya udah ngk kiatan lagi.  Tapi ayah paling getol ngajak kesana kadang ngk cukup sekali besoknya diajak kesana lagi. Terus sampai disana kita berdoa sama2 dan dapat tambahan sedikit nasehat serta ceramah.

"Disinilah kita semua akan pulang, hidup ini hanya sebentar. Jadi jaga sholat dan rajin mengaji ya...." kata2 itu sangat aku ingat terucap dari bibir ayah.
Di gerbang Pemakaman.
aku duduk paling depan tuh...
Yang namanya mudik or baliak kampung artinya bukan hanya diam dikampung saja. Juga ada session jalan2. mulai dari sekitaran pariaman itu sendiri hingga kota2 lain di Sumatra Barat. Ke Danau Maninjau, Danau Ateh dan Danau Bawah, Bukit Tinggi (Kebon Binatang, Jam Gadang, Lobang Jepang) terus Ngalau Indah, lembah Anai. Banyak banget deh. Pokok e, masa kecil ku indaaaahhhhh..... banget. Dan ayah paling seneng moto2 kami di manapun tempatnya (makanya ampe tuek aku jadi narsis... hihihi) tapi sayang beberapa pic udah pada hilang waktu peristiwa kebakaran beberapa tahun lalu. Dan sebagian di simpan ama nyokap di P.baru.

Dipantai Pariaman, me, my sister & brother
pantai caroline padang ama sepupu
Diatas kereta api yang tak berpenghuni

Tour  satu kampung @ Danau singkarak. Ayah lagi gendong Isan




'Kampuang Nan Jauh Di mato'
Masa kini.
Sampai kapanpun, kecintaanku pada kampung halaman khususnya kota pariaman tidak pernah hilang. Bahkan semakin bertambah. Tahun 2012 lalu. kusempatkan lagi keliling Sumbar berdua dengan temen. Mulai dari Painan, Solok, Batu Sangkar, payakumbuh dan Bukit Tinggi. Jujur, sepanjang jalan, selain berdecak kagum dengan ciptaan Allah yang maha indah, air mataku kerap jatuh berlinang tanpa bisa ditahan karena semua berasa Dejavu, mengingatkan aku kepada ayah. Ayah dan kasih sayangnya. hik hik hik.... Ayah, I Miss U.... 



Selasa, 05 Maret 2013

When Will I See u Again

When will I see you again?
You left with no goodbye, not a single word was said,
No final kiss to seal any seams,
I had no idea of the state we were in,
I know I have a fickle heart and bitterness,
And a wandering eye, and a heaviness in my head,

But don't you remember?
Don't you remember?
The reason you loved me before
Baby, please remember me once more,

When was the last time you thought of me?
Or have you completely erased me from your memory?
I often think about where I went wrong
the more I do, the less I know,
But I know I have a fickle heart and bitterness,
And a wandering eye, and a heaviness in my head,

Gave you the space so you could breathe,
I kept my distance so you would be free,
And hope that you find the missing piece,
To bring you back to me,









Minggu, 03 Maret 2013

MERPATI PUTIH

Ingat masa2 awal datang ke batam dulu. Sekitar tahun 1995. Rasanya menyenangkan saat menginjakkan kaki di bandara Hang Nadim Batam. Betapa tidak. Ini dunia baru lagi yang akan gw hadapi setelah beberapa tahun mengecap hidup di kota Bandung ( hm.. ingat bandung jadi kangggeennn ...). Daerah baru, kerja baru (sekaligus babak baru gw masuk dunia kerja) dan pastinya ketemu orang2 baru. Hal yang memang paling gw suka dan ini sangat memicu my adrenalin.

Bekerja di sebuah perusahaan Jepang, awalnya rada shock karena komunikasi dengan para pimpinan pure menggunakan bahasa inggris. Dan entah kenapa kalo gw buntu dengan kosa kata, pasti berakhir dengan bahasa sunda. Alhasil itu Jepang garuk2 kepala dengan kening mengkerut. Tapi lama2 masalah ini selesai.

Nah untuk mengisi hari2 diluar waktu kerja, gw yang emang dasarnya gak bisa diam. Kalo kata nyokap sibuknya gw tuh melebihi jam kerja presiden (tau dari mana lagi tuh nyokap ya?) tapi kalo dipikir emang rada kebangetan sih. Ya Drum Band, Pramuka, Pencak Silat.. semua gw ikuti. Padahal sekolah aja pulangnya udah hampir sore. Tapi ya udahlah. Dari pada gw ikut balap motor or terjun payung kan masih mendingan yg ini kan ? (hm.. kalo eskulnya ada yg kayak ginian mungkin akan kupertimbangkan... pletak, adoww )

Coba2 ngintip kegiatan positif apa aja yang bisa diikuti. Ternyata di CC (comunity Center) ada bermacam2 aktifitas yang bisa dipilih oleh kaum tua muda.
Ya udah deh... setelah dipilih dan dilihat2 pilihan jatuh pada Pencak Silat. Ciiaaatttt.... hehe. Ini bukan sesuatu yang baru bagi gw. Dari SMA di Pekanbaru hingga pindah ke bandung gw udah seneng sama bela diri ini. Awalnya buat gagah2an sama adek cowok gw yang ikut karate. Belakangan gw merasa ini sudah jadi kebutuhan mengingat sifat gw yang suka kelayapan sendiri kemana2. Dan, Tada Merpati Putih pun berkibar...

Teman Seperguruan-1
Kenapa gw milih merpati putih ? karena disini ada penerapan Ilmu Tenaga Dalam dan olah pernafasan. Hal ini sangat membantu pengolahan tidak hanya fisik tetapi juga raga. Arti dari Merpati Putih Sendiri adalah : Mersudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening yang dalam bahasa Indonesia berarti "Mencari sampai mendapat Kebenaran dengan Ketenangan" sehingga diharapkan seorang Anggota Merpati Putih akan menyelaraskan hati dan pikiran dalam segala tindakannya. Selain itu PPS Betako Merpati Putih mempunyai motto: "Sumbangsihku tak berharga, namun Keikhlasanku nyata". Keren kan?


Teman Seperguruan-2

Pada orang biasa, tenaga dalam tersebut dapat dilihat dan digunakan hanya pada saat orang bersangkutan dalam kondisi terdesak saja. Misal: melompat pagar saat anjing mengejarnya di jalan yang buntu. Dalam keadaan kembali normal / tidak terdesak, orang tersebut serasa tidak percaya telah melompati pagar yang tinggi tersebut. Maka di dalam Pencak Silat ini, bagaimana menggunakan tenaga ekstra asli manusia tersebut pada saat normal, kapanpun dan dimanapun.

Secara normal sel dalam tubuh manusia menghasilkan zat yang bernama Adenosine Triphospate (A.T.P) yang merupakan cadangan energi dalam tubuh. Maka dengan bantuan teknik olah napas, tenaga tersembunyi manusia itu dapat di latih untuk diperoleh dan dikumpulkan di dalam tubuh. Ada banyak teknik olah napas di dalam Pencak Silat ini diantaranya Pernapasan Pembinaan dan Pernapasan Pengolahan. Juga Ada beberapa Tekhnik jurus (disebut dengan rangkaian gerak) diantaranya adalah Rangkaian Gerak Praktis (RGP), Rangkaian Gerakan Terikat (RGT) dan Rangkaian Gerakan Bebas (RGB). Hasil olah gerak dan olah napas ini kemudian dapat diolah menjadi tenaga 'getaran'.


Tes Kenaikan Tingkat di CC Batam
Latihan Merpati Putih mementingkan aspek beladiri tanpa senjata/tangan kosong. Bagian-bagian tubuh manusia dapat digunakan sebagai senjata yang tak kalah ampuhnya dengan senjata sesungguhnya. Tetapi walaupun begitu pada anggota Merpati Putih secara ekstra kuriler (bukan kurikulum latihan) diperkenalkan senjata, sifat dan karakteristik senjata, cara menghadapi dan sebagainya.

Karena bagaimana mungkin bisa mengalahkan lawan bersenjata apabila tidak memahami karakteristik dari senjata seperti bentuk, lintasan, alat penyasar, target sasaran senjata, dan sebagainya. Untuk itulah teknik penggunaan senjata juga dipelajari. Senjata khas Merpati Putih adalah TEKBI dan KUDI dan akan diajarkan secara wajib pada pesilat secara bertahap pada tingkatan tertentu.

KUDI Merpati Putih berbentuk sangat khas, dan diciptakan oleh Mas Poeng (Guru Besar MP). Memiliki dimensi horizontal dan dimensi vertikal. Sarat dengan nilai-nilai dan falsafah. Mas Poeng (Guru Besar MP) sudah bertransformasi menjadi seorang MPU yang membuat senjata khas


Salah satu kegiatan kenaikan tingkat di PKM UNRI, Tq buat pict ini Mr X :)
Tapi kalo mau dibandingin PPS antara Pekanbaru, Bandung dan Batam. Jelas gw milih Bandung yang lebih berkesan. Selain para pelatihnya yang lebih sangar. Tes dan uji coba nya bikin gw nangis darah (hiperbola) dan muntah2. Bayangin aja disuruh push up diatas lumpur yang ternyata banyak cacingnya (Hoek !!) pas badan naik sih enak, eh giliran turun wajah gw kayak punakawan, celomotan lumpur. Belum lagi waktu ujian kenaikan tingkat, merayap subuh hari  di samping Goa Dago pakar.. mata ditutup pake sabuk padahal diseblah kanannya ada jurang. Hiy...gimana kalo gw jatuh? But. However itu semua salah satu kisah terhebat yang pernah gw alami. Ngk bakal mau dituker ama kenangan apapun. Bravo merpati Putih. !!!



Untouchable

Lubang hitam diujung jalan
Menganga lebar, mengerikan
Gelap
Seperti tak  berujung
Kujatuhkan tubuh kedalamnya
Melayang layang, kosong
Betul2 kosong
Semua gelap, hitam dan hampa
Tak ada waktu untuk merubah arah
Terdepak luka dipermukaan tak rata
Limbung
Patah patah
Engkau pernah melihat ujud 'Remuk'?
Seperti itulah yang terjadi
Tapi sayangku,...itu tak seberapa
Kehancuran hingga menjadi serpihan partikel pernah kurasa
Dan ntah mengapa, aku tidak mati karenanya
Mungkin karena ruh sang penguasa tubuh sudah lama pergi
Hingga tak terasa apa2, tidak merasakan apa2. Tidak sudi merasakan apa2
lirikan dan rayuan setan semakin menggoda
Mengajak ku untuk kembali ke lubang hitam selanjutnya

Tuhan !!!
Tolong aku