Dan yang juga gak ku lupa. di beberapa tempat, umumnya sih di pengisian bensin or beberapa pasar yang dilewati, ada saja pedagang yang riuh menjajakan dagangannya di jendela bus dan kendaraan. Mulai dari telur asin, kacang tojin (kacang goreng ) jeruk, tebu yang sudah dipotong kecil2 dan ditancapkan ke lidi hingga pengganan ciri khas daerah tersebut.
Terakhir melewati lembah Anai yang so amazing bagiku. Air terjunnya yang perkasa namun meneduhkan mata siapa aja yang memandangnya.
![]() |
| Lembah Anai...Indah ya ? |
Begitu mobil yang kami naiki memasuki jalan kecil menuju rumah kelahiran ayah (akh..bunyi ban mobil diatas kerikil serasa terngiang kembali) anak2 kecil udah berlarian di kanan, kiri dan belakang mobil sambil berteriak heboh dengan senyum tulus penuh persahabatan. Dan aku akan menjulurkan kepala dari jendela, bersorak tak kurang hebohnya. "karumah yooo!!!! (kerumah ya)" tereak ku. Begitu nyampe halaman rumah, sanak keluarga menyambut dengan pelukan hangat, tawa lebar. Tak lupa tawaran ngajak makan dirumahnya. (asyeekkk..)
Oh iya, satu hal. Kalo dikampungku itu, bertamu kerumah orang pasti ditawarin makan. Air minum sudah pasti tapi tetap harus makan. Jadi jangan makan banyak2. Ntar dirumah berikutnya mesti makan lagi (asyikkan) dan mereka akan kecewa kalo kita menolaknya.
Listrik belum masuk kampung waktu kecil aku pulang dulu. Kalo senja tiba. orang2 kampung sibuk memompa lampu strongkeng. hahaha... namanya aneh ya. Dan aku senang melihat ayah ato entah siapa lagi (ngk ingat) menyalakannya. Cahayanya kuning emas dan suaranya yang mendesis2 membuat rumah dan sekelilingnya terang benderang, hangat dan nyaman.
![]() |
| Lampu Strongkeng |
![]() |
| Adikku Ikhsan dirumah Mak Haji |
![]() |
| Mak Haji, My Grandma |
1. Mereka mengolahnya dengan sepenuh hati
2. Mereka menghargai setiap bulir padi, siung bawang, setiap rezeki yang mereka dapat
3. Semua alami tanpa bahan pengawet
4. Semua segar karena kebanyakan hasil tanam ato tangkap sendiri
5. Kadang makannya rame2 duduk dibawah, disebut juga Makan Barapak
Ya, Makannya rame2. Sebuah kain bersih di bentang di atas tikar sebagai alas piring yang dipenuhi bermacam lauk pauk.
![]() |
| Acara makan2 dirumah salah seorang Kerabat |
Dan ada satu pengganan yg aku paling suka mulai dari anak2 ampe emak2 gini. Sala Lauk. Bentuknya bulat kekuningan dengan rasa gurih agak kepedasan.1 mana mungkin cukup... harus berkali2 makannya baru bisa puas.
![]() |
| Sala Lauak. Awas iler anda !!! |
![]() |
| Gulai Kapalo Ikan penampakannya serem tapi rasanya... Dasyhat |
![]() |
| asam padeh |
Pulang kampung, selain untuk mempererat silaturahim juga menjadi acara ziarah ke makam2 para keluarga dan buyut yang udah mendahului kita. How ever ini adalah sesion yang menyeramkan bagiku. Tapi kebanyakan orang juga begitu kan?. Aku paling takut kalo sampai ngk sengaja nginjak kuburan. apalagi bagian kepala. Habis, saking lamanya tuh makam, gundukannya udah ngk kiatan lagi. Tapi ayah paling getol ngajak kesana kadang ngk cukup sekali besoknya diajak kesana lagi. Terus sampai disana kita berdoa sama2 dan dapat tambahan sedikit nasehat serta ceramah.
"Disinilah kita semua akan pulang, hidup ini hanya sebentar. Jadi jaga sholat dan rajin mengaji ya...." kata2 itu sangat aku ingat terucap dari bibir ayah.
![]() |
| Di gerbang Pemakaman. aku duduk paling depan tuh... |
![]() |
| Dipantai Pariaman, me, my sister & brother |
![]() |
| pantai caroline padang ama sepupu |
![]() |
| Diatas kereta api yang tak berpenghuni |
![]() |
| Tour satu kampung @ Danau singkarak. Ayah lagi gendong Isan |
Sampai kapanpun, kecintaanku pada kampung halaman khususnya kota pariaman tidak pernah hilang. Bahkan semakin bertambah. Tahun 2012 lalu. kusempatkan lagi keliling Sumbar berdua dengan temen. Mulai dari Painan, Solok, Batu Sangkar, payakumbuh dan Bukit Tinggi. Jujur, sepanjang jalan, selain berdecak kagum dengan ciptaan Allah yang maha indah, air mataku kerap jatuh berlinang tanpa bisa ditahan karena semua berasa Dejavu, mengingatkan aku kepada ayah. Ayah dan kasih sayangnya. hik hik hik.... Ayah, I Miss U....













Tidak ada komentar:
Posting Komentar